Kutu Kucing Ternyata Berbahaya! Inilah Cara Menghilangkan Kutu Kucing - Sehat Selalu

Sehat-Selalu.com - Kutu kucing merupakan parasit yang biasa hinggap di bulu dan badan kucing. Padahal, kucing merupakan hewan yang banyak berkeliaran di sekitar dan banyak terjamah manusia. Namun tidak banyak yang mengetahui akan bahaya kutu kucing yang dapat ditimbulkannya.’


Bagi pecinta kucing, cara pencegahan, gejala dan cara menghilangkan kutu kucing haruslah diperhatikan dengan baik. Jangan sampai hewan yang sangat disayanginya tersebut menjadi tempat berkembangbiaknya kutu kucing yang amat merugikan.


Cara Mencegah Kutu Kucing

Seperti halnya kutu rambut pada manusia tubuh kucing yang penuh dengan bulu harus selalu dibersihkan secara rutin. Selain itu, memandikannya dengan shampoo khusus kucing juga perlu dipertimbangkan.


Setelah mandi, kucing sebaiknya disisir dengan sisir khusus kucing yang sebelumnya sudah dicelup ke dalam alkohol. Menyisir bulu kucing dapat membantu untuk memantau ada tidaknya kutu kucing pada tubuhnya.


Jika kamu memelihara kucing, sebaiknya gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan sofa dan karpet. Setelah itu, segera buang kotoran yang terhisap mesin agar kutu tidak beterbangan ke bagian rumah lainnya.


Gejala Kucing Terserang Kutu


Adanya Masalah Kulit

Pada awalnya, kucing biasanya mengalami iritasi ada kulit. Selain itu, kucing juga mengalami benjolan yang terjadi karena sensitivitas kucing terhadap air liur dari kutu. Benjolan tersebut akan membuat kucing terasa gatal.


Terlihat Sering Menggaruk Badannya

Seperti halnya manusia yang terserang kutu rambut, bagian badan yang menjadi sarang kutu pasti menimbulkan rasa gatal. Hal inilah yang membuat kucing terlihat sering menggaruk-garuk.


Mengalami Kerontokan Bulu

Kerontokan bulu biasanya akan terjadi saat kucing terserang kutu. Hal ini disebabkan kucing yang terus menggaruk badan sehingga muncul infeksi pada permukaan kulit kucing. Timbulnya area botak pada tubuh merupakan dugaan kuat bahwa ada serangan dari kutu kucing.


Kucing Terkesan Lemah dan Lesu

Adanya parasit kutu kucing pada tubuhnya akan membuat kucing dehidrasi. Hal inilah yang membuat kucing menjadi lemah dan lesu meski sudah diberi makan dan minuman yang cukup.


Menghindari Suatu Tempat

Tempat yang berbahan kayu yang biasa menjadi tempat kesukaannya akan dihindari saat kucing diserang kutu. Bisa jadi, tempat tersebut merupakan sarang kutu sehingga kucing merasa tidak nyaman.


Terlihat Gelisah

Rasa gatal yang bersumber dari kutu dapat membuat kucing menjadi tidak nyaman dan gelisah. Pada kasus tertentu, kucing bisa stres dan tiba-tiba berperilaku liar. Mulai dari seringnya menggeram, berlarian kencang hingga menggosok-gosokan bagian tubuhnya ke lantai.


Mengalami Anemia

Sebagaimana kita ketahui bahwa parasit kutu memanfaatkan inang sebagai sumber makanan untuk menghisap darahnya. Semakin lama terserang kutu, kucing akan banyak kehilangan darah sehingga mengalami anemia.


Cara Menghilangkan Kutu Kucing


  • Minyak Telon. Gunakan minyak telon dengan cara membalurkannya pada permukaan kulit kucing.
  • Air Cuka. Kutu sangatlah tidak suka dengan aroma cuka. Oleh karena itu, penggunaan cuka untuk menghilangkan kutu kucing sangatlah tepat. Pakailah perbandingan 1:1 dengan air untuk mengurangi konsentrasinya, kemudian hangatkan diatas api. Gunakan air cuka dengan cara menyemprotkannya pada bulu kucing.
  • Sari Lemon. Semprotkan air lemon pada kucing Anda
  • Menggunakan Larutan Garam
  • Vaksin Ivermectin. Cara menghilangkan kutu kucing lainnya adalah dengan memberikan vaksin Ivermectin. Tentunya, perlu konsultasi kepada dokter hewan terlebih dahulu sebelum memutuskannya.
  • Obat Tetes Anti Kutu Khusus Kucing
  • Sisir Anti Kutu Kucing

Itulah cara mencegah, gejala, dan cara menghilangkan kutu kucing. Yuk lindungi kucing kesayangan kita dari serangan kutu kucing yang berbahaya.