Kenali Penyebab dan Cara Ampuh Mengobati Panas Dalam
Kenali Penyebab dan Cara Ampuh Mengobati Panas Dalam


Apakah Anda sering mengalami yang namanya panas dalam? Pastinya hal tersebut sangatlah mengganggu bukan? Panas dalam memang menyebalkan, apalagi ketika kita tidak mengetahui bagaimana cara mengobati panas dalam yang sedang diderita.


Namun tahukah Anda bahwa panas dalam sebenarnya bukanlah penyakit yang dikenal dalam medis? Istilah panas dalam sering digunakan untuk menjelaskan keluhan atau sensasi panas di tenggorokan yang bisa juga disertai beberapa gejala tertentu. Jadi sebenarnya panas dalam bukanlah jenis penyakit tersendiri melainkan efek gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tertentu.


Sebelum Anda mencari tahu cara untuk mengobati atau meredakan panas dalam, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu beberapa kondisi dan penyakit yang bisa menjadi penyebab munculnya panas dalam.



Penyebab Panas Dalam

Panas dalam, atau sensasi panas berlebih di tenggorokan terkadang muncul tiba-tiba hingga membuat penderitanya tak leluasa beraktivitas. Keluhan panas dalam kerap kali muncul terlebih ketika musim pancaroba atau peralihan antara dua musim. Namun, ketika sedang mencari obat panas dalam, pernahkah Anda berpikir apa sebenarnya penyebab dari timbulnya panas dalam?


Ada fakta menarik bahwa ternyata panas dalam sering muncul akibat dari kebiasaan-kebiasaan yang tak Anda sadari. Cukup banyak faktor pemicu yang menyebabkan seseorang terserang panas dalam, baik itu karena faktor kebiasaan, kondisi tubuh maupun karena penyakit tertentu.


Beberapa kasus panas dalam biasanya kerap dihubungkan dengan rasa tidak nyaman pada tenggorokan terutama ketika digunakan untuk menelan. Panas dalam seperti ini biasanya merupakan gejala yang mengawali penyakit radang tenggorokan/ faringitis.


Sangat banyaknya keluhan seseorang yang dihubungkan dengan panas dalam menuntut dokter perlu menganamnesis dengan lebih rinci keluhan yang dirasakan. Dari penjabaran keluhan, riwayat penyakit serta pemeriksaan fisik maka dokter akan dapat menentukan kemungkinan penyakit penyebab panas dalam untuk kemudian memberi saran atau pengobatan medis secara tepat sesuai dengan kondisi.



Kebiasaan Penyebab Panas Dalam

dr. Laurentius Aswin Pramono, dokter spesialis penyakit dalam, menerangkan bahwa ada beberapa kebiasaan yang kerap menjadi penyebab seseorang terkena panas dalam. Kebiasaan tersebut seperti:

  • Berpanas-panasan saat cuaca terik dalam kondisi lama
  • Efek kehujanan karena tak mengenakan jas hujan
  • Sering beralih di situasi udara yang ekstrem seperti dari dingin ke panas atau sebaliknya
  • Terlalu hobi mengonsumsi makanan pedas, asam dan berlemak juga bisa menyebabkan datangnya panas dalam
  • Selain itu, yang tak banyak disadari orang, sering mengonsumsi mie instan secara berlebihan juga bisa menjadi faktor pemicu timbulnya panas dalam
  • Konsumsi jenis obat-obatan tertentu
  • Kondisi Tubuh yang Menyebabkan Panas Dalam


Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan panas dalam di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Melemahnya daya tahan tubuh
  • Dehidrasi / kekurangan cairan
  • Kekurangan asupan vitamin C dan serat
  • Faktor emosional, seperti stres



Penyakit yang Memicu Timbulnya Panas Dalam

Adapun panas dalam juga dapat diakibatkan karena penyakit sebagai berikut:

  • Infeksi virus atau bakteri pada mukosa tenggorokan yang menyebabkan radang tenggorokan/ faringitis
  • Ketidakstabilan hormon dalam tubuh
  • GERD



GERD

Tahukah Anda bahwa sebagian besar keluhan panas dalam ternyata berkaitan dengan penyakit lambung? Panas dalam sering kali muncul sebagai gejala dari penyakit yang disebut dengan GERD. Gastro Esophageal Reflux Disease atau GERD termasuk salah satu penyakit lambung yang disebabkan oleh kondisi katup yang memisahkan antara lambung dan kerongkongan melemah. Akibatnya sebagian isi lambung yang bersifat sangat asam naik kembali ke kerongkongan secara berjeda bahkan sampai ke rongga mulut.


Ketika Anda mengalami gejala panas dalam yang dibarengi dengan rasa mual dan muntah, nafsu makan menurun, badan lemas, lidah terasa pahit, maka kemungkinan panas dalam yang Anda alami disebabkan oleh penyakit GERD. Pasien yang mengalami GERD biasanya mengeluhkan nyeri dada atau merasakan rasa panas di daerah dada seperti terbakar. Selain itu gejala panas dalam yang disebabkan oleh GERD biasanya juga diikuti kondisi mulut terasa pahit karena naiknya asam lambung, air liur yang berlimpah, bau mulut tak sedap, bibir kering, perut terasa kembung dan begah, sering bersendawa, dan terkadang disertai mual dan muntah.


Penyakit GERD sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal antara lain kelainan anatomi esofagus dan lambung, terlalu banyak konsumsi makanan pedas dan berlemak, obat-obatan kimia, alkohol, dan rokok. Obesitas juga menjadi salah satu faktor penyebab GERD di mana orang yang obesitas cenderung mengalami penurunan tensi sfingter esofagus bawah dan keterlambatan pengosongan lambung. Selain itu, beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli mengungkapkan bahwa kecemasan atau depresi dapat meningkatkan risiko terserang GERD sebanyak 2 hingga 4 kali lipat.


Nah itulah tadi beberapa penyebab panas dalam yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Bagi Anda yang belum terkena panas dalam maka ada baiknya untuk menghindari beberapa kondisi penyebab panas dalam di atas.


Cara Mencegah Panas Dalam

Bagaimanakah upaya pencegahan yang bisa dilakukan supaya terhindar dari panas dalam? Berikut ini adalah beberapa solusi atau tips ampuh yang dapat Anda terapkan untuk mencegah panas dalam:



1. Perhatikan Jam Makan

Sangat penting untuk memperhatikan jam makan terutama bagi Anda yang memiliki gangguan asam lambung. Telat makan dapat menimbulkan naiknya asam lambung hingga ke daerah dada. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang merasa terserang panas dalam.



2. Makan dengan Porsi Sedikit Tetapi Lebih Sering

Salah satu cara mencegah panas dalam yaitu dengan memperhatikan porsi makan. Makanlah secara teratur dengan porsi yang sedikit namun dengan frekuensi yang lebih sering. Hindari makan dengan porsi besar karena dapat memicu refluks yang menyebabkan gejala panas dalam.



3. Jangan Makan Terlalu Kenyang

Berhentilah makan sebelum kenyang, ketika seseorang makan terlalu banyak hingga kekenyangan maka akan menyebabkan perut terasa begah atau terdorong. Selain itu kekenyangan juga membuat asam lambung meningkat, akibatnya timbullah keluhan panas dalam seperti perut kembung, mual, dan nyeri di ulu hati.



4. Hindari Makanan yang Masih Panas

Suhu makanan yang masih tinggi bisa mengiritasi dinding lambung dan meningkatkan produksi asam lambung yang mengakibatkan panas dalam. Ada baiknya kita membiarkan makanan yang masih panas hingga suhunya menjadi lebih dingin.



5. Hindari Makanan yang Banyak Mengandung Gas

Beberapa jenis makanan juga harus diperhatikan karena mengandung banyak gas dan memicu asam lambung naik seperti sawi, kol, nangka dan pisang ambon.



6. Jangan Langsung Tiduran Setelah Makan

Usahakan untuk menghindari langsung tiduran setelah makan, paling tidak berikan jeda waktu hingga 2 jam setelah makan. Langsung tidur setelah makan dapat menyebabkan heartburn atau sensasi panas dalam terutama bagi penderita GERD. Posisi berbaring dapat membuat makanan yang sudah ditelan menjadi berbalik naik ke atas lagi.



7. Kontrol Berat Badan dan Hindari Obesitas

Lebih dari sepertiga orang yang kelebihan berat badan mengalami penyakit GERD. Beberapa penelitian juga menunjukkan ada hubungan antara obesitas dan GERD. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa GERD sendiri merupakan salah satu penyebab dari panas dalam.



8. Jangan Merokok, Jangan Minum Alkohol

Rokok dan alkohol adalah ibarat racun bagi tubuh yang berdampak destruktif bagi penggunanya. Dalam kaitannya dengan panas dalam, hal tersebut akan membuat asam lambung naik yang memicu terjadinya panas dalam.



9. Hindari Terlalu Sering Minum Kopi atau Soda

Terlalu banyak minum kopi atau soda berisiko menyebabkan panas dalam. Kandungan kafein serta asam klorogenik pada kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung yang memicu gejala panas dalam.



10. Hindari Konsumsi Daging Secara Berlebihan

Jangan mengonsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat. Lemak yang berlebihan dan serat tidak larut air seperti dari protein hewani pada daging lebih susah dicerna. Hal tersebut dapat menyebabkan pengosongan lambung menjadi lambat. Bagi orang yang memiliki penyakit GERD hal ini dapat mengakibatkan isi lambung berbalik ke arah kerongkongan yang memicu gejala panas dalam.


11. Kurangi Makanan Asam dan Pedas

Agar terhindar dari panas dalam kurangilah makanan asam dan pedas. Mengonsumsi makanan asam dan pedas secara berlebihan dapat memicu naiknya asam lambung. Tak hanya itu saja, konsumsi makanan pedas berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung.



12. Kurangi Makanan Tinggi Lemak

Makanan berlemak tinggi adalah salah satu yang harus dikurangi supaya terhindar dari panas dalam.



13. Konsumsi Sayuran Hijau

Agar terhindar dari panas dalam, Anda membutuhkan makanan dengan kadar asam yang rendah yang tidak akan mengganggu lambung. Sayuran hijau direkomendasikan sebagai makanan dengan keasaman rendah. Beberapa macam sayuran tersebut adalah asparagus dan seledri.



14. Jauhkan Pikiran dari Stres

Stres dapat menurunkan daya tahan tubuh serta mengacaukan hormon tubuh. Kelola stres dengan baik supaya terhindar dari panas dalam.



15. Hindari Konsumsi Obat-obatan Secara Serampangan

Hindarilah untuk mengonsumsi obat-obatan baik kimiawi maupun herbal secara serampangan atau berlebihan tanpa konsultasi dengan dokter maupun herbalis.


Tips Meredakan Panas Dalam

Apabila sedang mengalami panas dalam, maka ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk meredakan gejalanya. Cara tersebut antara lain:



1. Naikkan Posisi Kepala Ketika Tidur

Menaikkan posisi kepala dengan meninggikan sekitar 6~8 inci membantu pengosongan lambung lebih baik dan mengurangi risiko isi lambung atau asam lambung naik yang dapat menyebabkan panas dalam.



2. Konsumsilah Buah-buahan yang Dapat Meredakan Panas Dalam

Beberapa buah-buahan juga dapat Anda konsumsi untuk meredakan gejala panas dalam yang Anda alami. Paling tidak kami telah merangkum 17 buah-buahan yang bermanfaat untuk meredakan panas dalam.



Cara Mengobati Panas Dalam

Panas dalam pada umumnya dihubungkan dengan kondisi tubuh yang sedang melawan penyakit ataupun virus bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Untuk mencegah gejala panas dalam datang, menurut dokter Aswin, mari kembalikan kepada daya tahan tubuh Anda. Sebab, jika daya tahan tubuh baik, risiko untuk terkena panas dalam bisa berkurang. Sehingga cara mengobati panas dalam sebenarnya lebih kepada meningkatkan daya tahan tubuh. Berikut adalah beberapa cara yang berguna untuk mengatasi panas dalam.



1. Cukupi Hidrasi

Cara paling mudah untuk mencegah panas dalam ialah dengan hidrasi yang cukup. Yaitu Anda harus mengonsumsi air minum dengan cukup, tidak kurang atau berlebih yaitu sesuai dengan kebutuhan atau aktivitas Anda sehari-hari. Setidaknya minumlah 2 liter air mineral atau setara 8 gelas sehari. Ketika tubuh dalam kondisi terhidrasi, tubuh bakal lebih cepat pulih dan penyebab panas dalam perlahan bisa dihilangkan.


Lanjut dr. Aswin, kebutuhan air yang cukup dalam tubuh sanggup menurunkan suhu tubuh seseorang dan membuat tubuh jadi lebih nyaman. Turunnya suhu tubuh berperan penting dalam menghilangkan panas dalam, karena air yang masuk dalam tubuh berguna untuk melancarkan metabolisme tubuh, yang kemudian meningkatkan imunitas. Ketika imunitas tubuh sudah baik, suhu akan bisa perlahan dalam kondisi stabil dan panas dalam pun akan hilang dengan sendirinya.



2. Penuhi Nutrisi

Selain dari hidrasi, Anda juga dapat mempercepat proses penyembuhan panas dalam lewat pemenuhan nutrisi tubuh. Di mana kita harus memperhatikan makanan sehingga cukup makronutrien seperti karbohidrat, protein, lemak dan juga mikronutrien seperti vitamin dan mineral yang dapat Anda temukan dalam buah-buahan untuk mengobati panas dalam.


Anda bisa mencoba mengubah pola makan dengan makan sedikit tapi lebih sering. Hal Ini supaya metabolisme tubuh tetap berjalan. Diyakini dokter Aswin, dengan pola makan dan minum seperti ini membuat panas dalam yang dialami seseorang lambat laun akan hilang. Namun kondisi setiap orang tentu akan berbeda-beda sesuai dengan tingkat keparahannya.



3. Rutin Berolahraga

Jarang berolahraga juga merupakan salah satu penyebab seseorang mudah terserang panas dalam. Oleh karena itu rutin berolahraga merupakan solusi yang cukup ampuh mencegah panas dalam datang. Dengan berolahraga daya tahan tubuh menjadi lebih terjaga dan tidak rentan terserang penyakit.



4. Istirahat yang Cukup

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk meredakan panas dalam adalah dengan istirahat yang cukup. Ketika Anda sedang mengalami panas dalam, maka daya tahan tubuh akan menurun. Untuk mengembalikan performa maksimal tubuh maka diperlukan istirahat yang cukup. Usahakan untuk tidur setidaknya 6 jam pada waktu malam, dan tambah dengan tidur siang setengah hingga 1 jam jika memungkinkan.



5. Konsumsi Obat Tradisional Panas Dalam

Cara untuk mengobati panas dalam terakhir yaitu dengan mengonsumsi obat panas dalam tradisional. Setidaknya kami telah merangkum untuk Anda 25 obat panas dalam tradisional yang paling manjur dan mudah dibuat.


Nah, demikianlah tadi penjelasan kami mengenai beberapa penyebab panas dalam maupun cara ampuh yang bisa Anda lakukan untuk meredakan dan mengobati panas dalam yang sedang diderita. Apabila keluhan panas dalam masih dirasakan dan sering kali tetap muncul, maka sebaiknya konsultasikan segera ke dokter. Dokter akan memeriksa lebih lanjut untuk menegakkan diagnosis tentang penyebab dan menilai keparahan penyakit yang Anda derita. Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu.