Waspadai Penularan Kaki Gajah Melalui Nyamuk
Waspadai Penularan Kaki Gajah Melalui Nyamuk

Kaki gajah bukanlah nama makanan seperti kuping gajah, namun ini adalah merupakan salah satu penyakit yang akan membuat penderita memiliki kaki yang bengkak seperti gajah. Penyakit kaki gajah ini sering disebut dengan filariasis yang sebenarnya disebabkan karena cacing, namun ditularkan oleh nyamuk. Ini bukanlah salah satu penyakit yang mematikan seperti pada penyakit diabetes, jantung atau penyakit lainnya. Namun cukup memalukan jika kita mengalaminya, karena ditanggung kaki indah Anda akan berubah menjadi sebesar kaki gajah.



Penyebab Penyakit Kaki Gajah


Karena penyebab penyakit kaki gajah ini adalah cacing yang notabene memiliki bentuk yang sangat kecil dan bahkan mungkin tidak terlihat oleh mata, maka sangat penting bagi kita untuk senantiasa menjaga kebersihan. Setelah nyamuk yang menggigit orang yang telah terinfeksi filariasis, maka nyamuk ini akan menularkannya pada orang yang akan digigitnya selanjutnya. Nyamuk yang bisa menularkan penyakit ini tidak spesifik seperti pada demam berdarah dan malaria. Karena ada 23 jenis nyamuk yang bisa menularkannya pada penderita. Dengan banyaknya jenis nyamuk yang tidak bisa kita kenal satu persatu ini, ada baiknya kita selalu menjaga lingkungan sehingga terbebas dari nyamuk.


Pemeriksaan darah melalui ujung jari bisa menjadi cara untuk mengetahui apakah orang tersebut terinfeksi kaki gajah atau tidak. Jika ternyata penderita positif terkena kaki gajah, maka bisa ditangani lebih awal dengan membasmi larva yang ada pada tubuh penderita. Dengan penanganan ini maka penularan terhadap orang lain tidak akan terjadi. Sedangkan obat yang diberikan pada penderita adalah obat cacing. Sebaiknya Anda tahu bahwa penyakit kaki gajah tidak hanya menyerang pada orang saja, namun bahkan menyerang pada hewan. Sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai nyamuk.


Gejala awal penyakit kaki gajah


Gejala awal penyakit kaki gajah yang umum terjadi adalah ditandai dengan demam yang terjadi 3 hingga 5 hari yang terjadi secara tiba-tiba. Demam ini akan membaik jika digunakan untuk istirahat, namun penderita akan demam lagi ketika ia melakukan sebuah pekerjaan. Kemudian gejala yang akan terlihat adalah adanya pembengkakan pada bagian tertentu seperti kaki, tangan, atau pada payudara bagi penderita wanita dan pada buah zakar pada penderita pria. Apabila kelenjar getah bening pecah, maka akan keluar darah dan nanah pada area yang terjadi pembengkakan.


Untuk pencegahan, sebaiknya gunakan obat nyamuk dengan berbagai bentuk, bisa bakar, elektrik atau berbentuk lotion setiap hari saat kita menjalani aktivitas atau ketika tidur. Selain itu, berusahalah untuk selalu hidup bersih, sehingga lingkungan kita terbebas dari nyamuk. Usahakan tidak ada genangan di lingkungan rumah kita sehingga nyamuk tidak bisa berkembang dengan baik. Selain itu akan lebih baik jika tempat sampah selalu dibersihkan demikian juga dengan semak yang terdapat pada sekitar rumah.