9 Gejala Batu Ginjal Pada Wanita yang Harus Kamu Tahu
Gejala Batu Ginjal Pada Wanita yang Harus Kamu Tahu


Sehat-Selalu.com - Batu ginjal atau Renal Calculi / Renal Calculus adalah salah satu penyakit yang umum diketahui masyarakat. Kondisi ini diakibatkan tidak adanya keseimbangan kimia urin yang akhirnya menimbulkan pengkristalan massa solid. Batu ginjal ini tidak terbuat dari pengkristalan kimia urin yang sama dan ada beberapa tipe batu ginjal.



Tipe Batu Ginjal


Calcium atau Batu Kalsium


Tipe batu ini yang paling umum ditemukan oleh penderita batu ginjal. Sesuai dengan namanya, tipe batu ini terbuat dari kalsium oksalat, fosfat, dan maleat. Untuk menghindari munculnya batu ginjal khususnya tipe batu kalsium ini, penderitanya disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung oksalat lebih sedikit dan menghindari makanan beroksalat tinggi seperti kripik kentang, cokelat, bahkan bayam.


Asam Urat


Tipe kedua adalah batu asam urat. Batu ginjal tipe ini umum diidap baik oleh wanita maupun pria. Batu ginjal tipe ini juga bisa disembuhkan melalui metode kemoterapi. Batu ginjal tipe asam urat terbentuk ketika urin cenderung asam sehingga mereka yang mengidap batu ginjal tipe ini sebaiknya menghindari konsumsi ikan dan daging.


Struvite


Inilah tipe batu ginjal yang paling sering ditemukan pada pasien wanita dengan riwayat kesehatan infeksi saluran kencing. Ukuran batu ginjal tipe ini relatif lebih besar dibandingkan dengan tipe batu ginjal lainnya. Penyebab munculnya batu ginjal tipe ini adalah karena adanya infeksi pada ginjal.


Cystine


Tipe batu ginjal yang satu ini relatif jarang ditemukan meskipun bisa saja menimpa pria dan wanita yang memiliki riwayat keturunan kelainan genetik cystinuria. Cystinuria sendiri dikenal sebagai kondisi kadar sistin yang ada dalam urin tergolong tinggi akibat masalah transportasi sistin dalam tubuh kita, terutama di ginjal.


Gejala Batu Ginjal Pada Wanita


Bagi Anda, wanita yang sebelumnya belum pernah mendeteksi adanya penyakit batu ginjal, ada baiknya mulai sekarang memerhatikan pola makan dan pola hidup supaya lebih terjaga dan aman dari risiko batu ginjal. Jika Anda merasakan hadirnya beberapa gejala berikut, waspadai bahwa symptoms yang muncul berpotensi merupakan gejala batu ginjal pada wanita.


1. Renal colic


Gejala batu ginjal pada wanita biasanya tidak ada terasa ketika ukuran batu ginjal tersebut tidak cukup besar. Akan tetapi ada kemungkinan ketika batu ginjal tersebut semakin besar, penderitanya akan merasakan sakit di area ureter atau kondisi ini disebut dengan renal colic. Penderitanya akan merasakan sakit atau nyeri pada satu sisi di abdomen. Kondisi ini akan hilang dan timbul namun juga bisa menjadi semakin intens.


Ketika batu ginjal yang terbentuk sudah semakin besar, maka gejalanya akan lebih terasa lagi. Beberapa gejala batu ginjal pada wanita yang perlu menjadi perhatian adalah:


2. Urin berdarah


Adanya darah pada urin sehingga urin berwarna pink, merah, atau cokelat. Kondisi ini disebut sebagai hematuria yang bisa terjadi ketika batu ginjal tersebut terbawa dengan urin melalui ureter.


3. Muntah


4. Nausea


Nausea yaitu rasa sakit di area perut.


5. Urin berubah warna


Warna yang berubah atau aroma yang kuat pada urin


6. Panas ketika kencing


Terasa panas ketika buang air kecil atau kencing juga menjadi salah satu gejala batu ginjal,


7. Demam


Biasanya gejala-gejala di atas juga diikuti dengan demam di badan.


8. Ingin kencing tetapi sakit


Keinginan tinggi untuk buang air kecil (kencing) dan selalu merasa sakit ketika buang air kecil. Rasa sakit selama buang air kecil yang disebabkan batu ginjal dan tidak segera ditangani akan menimbulkan masalah lain seperti adanya infeksi saluran kecing.


9. Buang air kecil dalam jumlah yang sedikit


Bagaimana Pengobatan Batu Ginjal Pada Wanita?


Pengobatan batu ginjal tidak bisa disamakan, harus disesuaikan dengan tipe batu ginjal yang diderita. Sebagai pencegahan, pastikan Anda tidak lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan konsumsi minimal 8 gelas air mineral setiap hari atau setara dengan 2 liter air mineral.


Tipe perawatan dan pengobatan lain yang disarankan adalah sebagai berikut:


Pengobatan Medis


Untuk mengatasi nyeri yang muncul, Anda mungkin bisa mendapatkan perawatan dengan konsumsi obat khusus dengna antibiotik seperti allupurinol, obat diuretik, natrium bikarbonat maupun natrium sitrat. Pastikan Anda tidak sudah berkonsultasi dengan dokter lebih dulu demi mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat.


Lithotripsy


Adalah metode pengobatan dan perawatan terhadap penyakit batu ginjal dengan cara memecah batu-batu besar dengan menggunakan gelombang suara. Ini adalah opsi yang relatif tidak nyaman bahkan penderitanya harus mendapatkan anastesi ringan. Efek samping dari pemilihan tipe pengobatan ini adalah memar pada punggung dan perut. Lebih lanjut, ada kemungkinan risiko pendarahan yang terjadi di sekitar ginjal maupun organ terdekatnya.


Percutaneous Nephrolithotomy


Adalah metode operasi yang langsung mengambil batu ginjal tersebut melalui sayatan kecil di area belakang. Metode ini disarankan untuk diambil ketika batu ginjal tersebut sudah menyebabkan kerusakan pada ginjal, terlalu besar untuk dikeluarkan lewat urin, dan penderitanya merasakan nyeri yang begitu hebat.


Ureteroscopy


Metode ini dipilih ketika diagnosa dokter menyatakan bahwa batu ginjal tersebut terjebak di area kandung kemih.


Itulah beberapa tipe dan gejala batu ginjal pada wanita serta metode penanganan yang disarankan. Tindakan preventif seperti mengonsumsi air mineral cukup dan konsumsi makanan yang seimbang akan menjadi jalan terbaik dan menghindarkan diri dari risiko batu ginjal dibandingkan dengan mengobatinya. Namun, jika Anda memang sudah mengidap penyakit satu ini, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik secara tepat.